Monday, October 7, 2013

Menurunkan Berat Badan

Posted by dewiacih at 5:45 PM

Selamat Ulang Tahun Kota Yogyakarta ke-257

Selamat ulang tahun kotaku tercinta yang selama ± 23 tahun aku injek-injek. Kotaku yang begitu indah, budaya, obyek wisata, kuliner dan semua ke-khas-an Jogja yang selalu ngengenin. Doaku buat Jogja adalah semoga selalu ngangenin. I love Jogja so much.

Eemm posting-an kali ini gak ada hubungannya sama sekali dengan hari ulang tahun kotaku tercinta, Yogyakarta atau biasa disebut Jogja. Hanya ketika aku ingin menulis posting-an ini bertepatan dengan ulang tahun kotaku tercinta ini. 7 Oktober 2013 kota Yogyakarta berulang tahun ke-257. Well sebenarnya gak pengen panjang-panjang bahas masalah ulang tahun, karena aku mengalami trauma dengan yang namanya ulang tahun. So sorry kalau aku jadi gak pernah ucapin ulang tahun ke orang-orang yang biasanya aku ucapin.

Berhubung gak mau OOT, langsung aja laah. Kali ini aku pengen cerita tentang menurunkan berat badan, tapi bukan diet, karena pengalamanku dalam menurunkan berat badan ini bukan dengan cara diet. Aku sendiri juga gak pernah nimbang berat badanku berapa cuman aku ngrasain baju-bajuku pada longgar dan beberapa orang disekitarku bilang kalo aku kurusan. Terus gimana caranya??

Awalnya aku sama sekali gak punya niat buat menguruskan badan, berat badanku paling banyak turun adalah karena stres. Berat badan tertinggi yang pernah aku timbang sekitar 62 kg, gila kan yaa berat banget. Tapi sebelum aku dibilang kurus sama orang-orang disekitarku, beratku udah sekitar 60 kg (April 2013). Turun 2 kg ini aku kira gara-gara aku capek, karena kalau aku banyak aktivitas biasanya berat badanku memang turun dan turunnya pun gak banyak, alias labil karena buat naik lagi ke semula itu gampang.

Timbangan badan

Bulan Juli 2013, tepatnya tanggal 4 Juli 2013 sampai menjelang lebaran, ibuku sakit dan harus opname sampai tiga kali di dua rumah sakit berbeda. Bisa dibilang aku cukup capek harus bolak-balik rumah sakit - rumah - tempat tes, lagi tidur dibangunin, atau segala macam aktivitas yang tidak biasa ketika hari normal ibuku sehat, belum lagi waktu itu bertepatan dengan bulan Ramadhan. Berat badanku waktu itu hanya turun labil 1-2 kg, jadi sekitar 58-59 kg.

Pertengahan September 2013 aku nimbang berat badan di puskesmas untuk meminta surat keterangan dokter dalam rangka mendaftar CPNS, beratku sekitar 57 kg. Bajuku memang sudah terasa agak longgar karena memang berat badan sudah berkurang. Dan pertengahan September 2013 sampai detik ini, aku mengalami stres yang apa penyebabnya tidak perlu diceritakan. Puncaknya adalah sekitar lima hari sampai kemarin merasa sangat drop dan aku gak doyan makan, bahkan tidak ingin berada di keramaian termasuk di media sosial. Waaw bukan lebay, it's reality. But today, i feel better than before, mendapatkan sedikit suntikan semangat walaupun keadaan belum membaik.

Tiga hari dari lima hari terakhir bahkan aku tidak merasakan yang namanya nasi, dua hari sisanya hanya makan sekali sehari (kayak minum obat aja). Sebenarnya lapar tapi rasanya selalu kenyang setiap melihat makanan, lidah juga selalu terasa pahit untuk makanan seenak apapun. So saat ini aku merasa bajuku lebih longgar, orang-orang yang mengatakan aku tidak tambah kurus sewaktu beratku 57 kg, kali ini hampir semua tetanggaku bilang aku kurusan, yang entah berapa kg beratku sekarang aku belum nimbang karena gak punya timbangan.

Buah Pisang

Naah kesimpulannya adalah nasi itu terlalu jahat buat berat badan, yang pengen diet atau menurunkan berat badan, tips dari aku adalah KURANGI NASI dan PERBANYAK MINUM AIR PUTIH!! Syukur-syukur kalau diimbangi dengan OLAHRAGA dan MAKAN BUAH-BUAHAN kecuali PISANG!! Kenapa buah pisang tidak disarankan? Karena buah pisang mengandung karbohidrat yang lebih tinggi dari buah yang lain, jadi sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah yang banyak bila ingin menurunkan berat badan.

Untuk pemula yang tidak biasa diet, kalau mudah lapar makanlah tetap tiga kali sehari, hanya saja mengurangi nasi. Porsi nasi usahakan sedikit saja, apabila lauknya sayur, perbanyak sayurnya. Apabila masih lapar, minumlah air putih yang banyak sampai kenyang atau makan buah-buahan kecuali buah pisang. Diusahakan teratur seperti itu setiap hari. Setelah terbiasa, kurangi makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari, dan seterusnya sesuai tenaga yang dibutuhkan dan aktivitas yang dilakukan. (Paragraf ini terinspirasi dari tanteku yang gendut ingin kurus tapi ingin tetap makan. :p)

Okee disini aku hanya ingin share pengalamanku menurunkan berat badan dengan cara mengurangi nasi dan memperbanyak air putih, bukan dengan cara stres yang aku ceritakan tadi. Bukan juga bermaksud untuk menyudutkan seseorang atau apapun, just share my experience. Cara diet yang baik bagaimana aku tidak terlalu paham, bila ada penyakit tertentu atau ingin diet lebih aman, sebaiknya mencari dokter spesialis atau orang-orang profesional lain yang memandu. Sekian, semoga bermanfaat.

0 comments on "Menurunkan Berat Badan"

Post a Comment

 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal