Selamat Hari Raya Idul Adha 1434 H
Semoga di moment lebaran haji ini qurban hewannya diterima, bermanfaat buat orang lain, nambah pahala dan lebih ikhlas berbagi pada sesama. Amiiin..
Berkorban itu banyak manfaatnya, tapi jangan sampai korban perasaan yaa (edisi basi), daripada sakit hati berkepanjangan. Yang happy aja gitu dalam menjalani keseharian, masalah memang selalu ada tapi penyelesaian yang baik juga akan selalu mengiringinya.
Seperti biasanya, sholat ied di lapangan Sebosanti dekat rumah, tapi berhubung aku lagi berhalangan, jadi yaa cuman nemenin ibuku sholat ied aja gitu. Sekitar pukul 06.15 tanggal 15 Oktober 2013 sholat idul adha sudah dimulai. Akunya sendiri cuman duduk diam mainan hape sampai sholat ied-nya selesai.
Narsisnya aku sepulang dari lapangan :D
Di hari raya Idul Adha 1434 H ini, keluarga aku berqurban sapi, tepatnya 1/7 bagian dari sapi bersama 6 orang lainnya. Semua hal tentang sapi ini diserahkan sepenuhnya sama panitia di kampungku, dari mulai memilih sapi, menyembelih, pembagian dan lain sebagainya. Jadi sohibulnya terima jadi aja.
Penyembelihan hewan qurban di kampungku dilakukan di Lapangan Timpasko, lapangan paling besar di RW-ku (maybe). Hewan qurban yang siap disembelih di RW-ku tahun ini ada 8 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Kebetulan sapi yang salah satu sohibulnya adalah keluargaku di sapi nomor 5.
Aku sama sekali gak melihat proses penyembelihan hewan qurban kecuali sapi(ku) yang nomor 5 itu, dikarenakan aku ikut rewang di tempat ibu-ibu. Tidak banyak sih yang dikerjakan, karena kebanyakan duduk-duduk dan ngobrol saja.
Aku sama sekali gak melihat proses penyembelihan hewan qurban kecuali sapi(ku) yang nomor 5 itu, dikarenakan aku ikut rewang di tempat ibu-ibu. Tidak banyak sih yang dikerjakan, karena kebanyakan duduk-duduk dan ngobrol saja.
Hanya sempat mem-video sapi nomor 5, berikut ini videonya...
Video: Penyembelihan sapi nomor 5
Nah seusai penyembelihan sapi nomor 5 aku langsung pulang, dan malah ketiduran lama banget. Eh berarti bukan ketiduran yaa, tapi lebih tepatnya tidur siang. :p Bangun tidur aku langsung nukerin daging sapi ke tukang abon di daerah Minggiran, dari 3 kg yang aku bawa, dapat 9 ons abon sapi. Selanjutnya ke tempat pembuat bakso, biasanya 1 kg dapat 50 bakso, tadi sih ada 1,3 kg, entah berapa bakso dapatnya, karena belum diambil, belum jadi.
Jam 4 sore, lanjut ke bandara, ketemu sama sohib aku, namanya Via. Long weekend ini dia pulang ke rumahnya di Purworejo dan sore itu mau balik lagi ke kota metropolitan. Cuman ngobrol dan curhat dikit sih yaa, dia flight jam 6 sore.
Okee sekian liputan kegiatanku seharian ini, hehee... Nothing special, not like when i was child. *Embuh bener gak grammarnya* :p



0 comments on "Idul Adha 1434 H"
Post a Comment