Tuesday, July 30, 2013

Mantan itu .....

Posted by dewiacih at 10:29 AM 0 comments
Eits, mantan bukan cuman mantan pacar looh, ada mantan gebetan atau mungkin mantan temen. *ups*

Sebenernya mau mantan pacar, mantan gebetan ataupun mantan temen itu sama aja, mereka sudah pernah menempati hati dan hidup kita tanpa embel-embel mantan. Memory tentang mereka selama tanpa embel-embel mantan itu pasti ada, bahkan banyak banget kenangannya. Mulai dari yang indah sampai sedih nangis-nangis pun ada.

Ada yang bilang kalau seseorang yang ketemu orang baru *biasanya sih pacar* bilangnya dia udah nglupain mantannya. Buat aku itu bullshit... Kalo dia bilang gak mau inget-inget mantannya sih... oke laah.

Menurut pemikiranku sih, semua jenis mantan itu adalah bagian dari hidup kita. Bandingannya hidup itu adalah sebuah buku, lalu orang-orang dan kisah masa lalu itu sudah tertulis rapi di halaman sebelumnya. Kita tidak bisa mengubah apapun pada halaman buku sebelumnya, dan mantan juga telah mengakhiri salah satu part dari cerita hidup kita. Untuk menulis di halaman buku selanjutnya yang masih kosong, terkadang kita perlu membuka halaman sebelumnya *baik kisah yang indah ataupun menyakitkan*, bukan untuk mengingat lagi tapi untuk belajar dari pengalaman yang lalu.

So... Say good bye to "galau", be mature, guys..

... posted on my tumblr on June 11th, 2013, 10:24pm ...
Bacaan lebih lengkap -->>

Sunday, July 28, 2013

My Blog Come Back

Posted by dewiacih at 1:32 PM 0 comments
Hoorraayy..

Setelah sekian minggu lamanya, utak-atik, pilih-pilih template gratisan (prinsip hemat :p) dan sebagainya akhirnya nemu juga yang klik di hati dengan sedikit editan winnie the pooh di header dan icon nya. And....... taratarararangpampaampaam.. nongol lagi ini blog.


terima kasih buat http://www.iconarchive.com/download/i27605/pino/winnie/Winnie-the-Pooh-2.ico saya minta izin untuk icon yaa..

Dulu awal ngeblog cuman suka copas informasi-informasi yang aku suka, dengan mencantumkan sumbernya tentu saja, karena walaupun gak pernah ngeblog, aku masih ngerti dong peraturan-peraturan tidak tertulis itu. Tapi sengaja sih aku hapusin semua postingan lamaku, soalnya ku pikir orang yang butuh informasi tersebut tinggal search di Google udah pasti nongol infonya.

Awalnya pengen revitalisasi blog ini karena aku punya beberapa pemikiran aja, yang gak tau aku mau tulis dimana... Di diary? eemm, buatku dunia maya itu diary aku sekarang. Makanya daripada aku tulis di diary dalam bentuk buku atau kertas dan cuman bakal aku simpan rapat-rapat, mending aku share di blog, siapa tau bermanfaat buat orang lain. Berbagi itu menyenangkan sob.. :)

Well berhubung aku orang yang tertutup (tertutup buat hal tertentu aja sih), mungkin gak bakal banyak cerita pribadi mungkin pengalaman, tapi pasti ada, soalnya aku juga pengen belajar terbuka. Yang bakal banyak nongol cuman pemikiranku berdasarkan sehari-hari yang aku lihat dan aku dengar. Karena diam-diam aku juga seorang pengamat.. :p

Okee sekiaan 'preambule' atau pembukaan atau sambutan. Semoga inspirasi selalu datang buat aku.
Bacaan lebih lengkap -->>

Kakiku Oh Kakiku

Posted by dewiacih at 11:51 AM 0 comments
Gak semua wanita berjilbab mempunyai hati yang baik. Gak semua pegawai negeri sipil berjiwa besar untuk meminta maaf.

Well, kayak ngelantur aku ngomongnya. Ini gara-gara kejadian yang aku alami Senin, 15 Juli 2013 Pukul 13.30 WIB di Lampu Merah sekitar Delanggu, Jawa Tengah. Jadi ceritanya aku pulang dari kota Solo, jadi itu di jalan arah ke Yogyakarta. Lampu merah yang cukup panjang, akhirnya berubah jadi lampu hijau yang mempersilakan pengendara melanjutkan perjalanan. Entah kenapa motor ber-plat AD 2373 V di sebelah kiriku sempat menge-gas untuk berjalan lalu tiba-tiba mengerem mendadak. Aku yang berada di sebelah kanan motor itu reflek mengerem mendadak juga, sehingga mobil Carry di sebelah kananku juga mengerem mendadak. Namun mobil Carry tersebut sempat mengerem setelah ban depan sebelah kirinya melindas telapak kaki kananku. :(

Aku ngejar itu motor AD 2373 V yang melajukan motornya lebih kencang, motor yang dikendarai oleh pria yang mengenakan jaket berboncengan dengan wanita berjilbab berbaju coklat PNS itu tidak mau berhenti dan aku rasa dia tidak punya niat baik untuk menyelesaikan secara baik-baik juga.

Pengen rasanya mempertanyakan buat apa sih wanita tersebut mengenakan jilbab, mungkin karena disuruh yaa?? Trus gak malu gitu identitas PNS yang melekat di bajunya dan beliau gak mau menolong sesama?? Toh itu karena kesalahan sendiri kan.

Okee sekian, semoga pria dan wanita itu tidak mendapat karmanya.. :)

... posted on my tumblr on July 18th, 2013, 1:03pm ...
Bacaan lebih lengkap -->>

Jiwa Besar Kepada Pasangan

Posted by dewiacih at 11:41 AM 0 comments
Woow hari ini sepi sekali.. Oh laptop ini benar-benar temani aku. *lebay dikit* :p

Sesungguhnya aku cuman pengen share yang ada di otakku dari lingkungan sekitar aja, karena jiwa besar itu adalah bagian dari rasa sayang, yang berupa aplikasi nyata. Kok bisa? Okee, ada beberapa contoh nyata disekitarku. Kekuatan cinta dan sayang itu mengalahkan apapun, menerima pasangan apa adanya, yaa bener apa adanya, kata yang sering terucap yang tak pernah kau resapi maknanya.

Kisah nyata pertama : Seorang saudaraku, kalau gak salah sih dari garis keturunan, dia itu tanteku, tante jauh laah yaa. *kebanyakan sodara sih :p* Jadi tanteku itu orang yang sangat pendiam, dia menikah dengan seorang pria yang tinggal di daerah pegunungan di sebelah barat kota Yogyakarta. Mereka berdua telah dikaruniai seorang putra. Dan gak lama setelah mereka menikah, sang suami tersebut mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dia lumpuh kaki. Yaa lumpuh, kalian bisa bayangkan? Kalian baru saja menikah dan bermimpi melewati hari demi hari bersama pasangan dengan bahagianya. Tapi tanteku ini harus merawat suaminya seumur hidupnya, harus mengurus anak, mengurus rumah tangga dan bekerja untuk menyambung hidup keluarga kecilnya. Betapa jiwa besar itu menjadi sesuatu yang tak perlu ia miliki, karena itulah wujud rasa sayangnya.

Kisah kedua : Ini adalah kisah teman ibuku. Ia tergolong masih muda dan ia seorang laki-laki yang pintar. Menikah dengan seorang wanita yang muslimah, yang ilmu agamanya hampir sama dengannya. Di awal pernikahannya, sang wanita menderita sakit yang mengharuskan operasi pengangkatan rahim. Dengan kata lain, sang wanita tidak akan bisa mempunyai keturunan, mereka bisa mempunyai penerus hanya dengan mengadopsi anak. Padahal mempunyai keturunan adalah salah satu tujuan kita menikah. Seorang pemuda dan tidak bisa mempunyai penerus dari istrinya. Apakah mencari wanita lain demi memperoleh keturunan itu dapat memecahkan masalah? Sungguh, jiwa besar lah yang berperan.

Apa adanya, bukan lagi persoalan ekonomi atau keluarga, sebenarnya apa adanya itu persoalan yang lebih sempit dari keadaan ekonomi atau keadaan keluarga, tapi keadaan pasanganmu itu sendiri. Aku sendiri pun masih belajar bagaimana menjadi seorang yang mempunyai kelapangan hati untuk menerima suatu keadaan 'pahit'.

Jadi, seberapa besar kamu sudah menerima pasanganmu apa adanya? Sudah cukup berjiwa besarkah kamu?

... posted on my tumblr on July 9th, 2013, 1:08pm ...
Bacaan lebih lengkap -->>

Menulis

Posted by dewiacih at 11:33 AM 0 comments
Morning..

Hhmm daripada 'nglangut' sendirian jagain ibuku di rumah sakit, nulis aja deh yaa. Lama banget gak kembali mengasah bakatku dari kecil ini. *sombong* :p

Dari kecil memang aku suka nulis, walaupun cuman nulis di buku diary, karena aku orangnya sangat tertutup, gak pengen cerita sama siapapun termasuk temen deket atau sohib atau sahabat. *sama aja deh kayaknya* Atau mungkin aku suka nulis gara-gara aku orangnya imajinatif, khayalan tingkat tinggi gitu deh. :D

Yaah kira-kira usia SD dan SMP aku suka nulis di buku diary, nulis cerita sehari-hari yang aku alamin, trus pas usia SMP itu aku suka banget sama yang namanya sastra. Beberapa sastrawan yang suka ku baca karyanya itu Pramoedya Ananta Toer, Marah Rusli, N. H. DIni, dan masih banyak sih. Mulai kelas 2 SMP itulah aku suka nulis puisi, yaak beberapa teman SMP-ku pasti tau kalo aku suka masukin puisiku ke Kedaulatan Rakyat, koran yang paling kondang di Jogja saat itu. Hampir setiap minggu ada rubrik Kaca yang isinya liputan dan karya-karya anak usia SMP dan SMA, naah aku sering ngisi di rubrik itu.

Kalo bicara reward yang diberikan memang kecil, cuman 20.000 rupiah tiap karya yang dimuat, tapi pas masuk SMA bayarannya naik jadi 25.000, hehehe. Yang aku cari sebenernya buka uangnya, cuman dikit juga sih, minta orang tua juga dikasih, tapi kebanggaan aja sih, karyaku bisa dimuat walaupun cuman di koran, itu buat anak usia SMP seperti aku kayak gitu aja udah senengnya minta ampun.

Honornya juga awalnya ku ambil langsung ke kantornya (Kedaulatan Rakyat) saking senengnya gitu, tapi lama-lama males juga jalan kesana, jauh, apalagi kalo bapakku gak bisa anter. Akhirnya karya-karya selanjutnya honornya gak kuambil sampai semingguan gitu, eh ternyata dikirimin sama pihak Kedaulatan Rakyat-nya lewat wesel, *zamanku SMP wesel masih populer looh, tuanya aku* trus tinggal dicairkan ke kantor pos terdekat.

Kelas 3 SMP, guruku mata pelajaran Bahasa Indonesia kan beda sama pas kelas 2, naah yang guru kelas 3 itu ternyata mau kasih nilai rapor bagus cuma-cuma kalau bisa nulis suatu karya yang dimuat di koran atau majalah dengan tinggal menunjukkan buktinya. Buat aku itu semacam anugerah deh yaa, tapi sayangnya aku gak pernah punya keberanian buat nunjukin, soalnya itu guru disiplin banget sih, aku mikirnya pasti entar juga beliau baca sendiri gitu.

Masuk SMA awal-awal itu aku masih suka nulis dan kirimin ke koran, tapi lama-lama kok aku terpengaruh lingkungan yang kurang mendukung buat aku lebih maju. Ehm SMA-ku pas angkatanku memang agak nakal dan aku juga terpengaruh deh. Akhirnya aku stop nulis puisi sejak SMA kelas 1. :( *sedih banget jadi semacam asing sama puisi*

Buat yang masih polos, please bandel itu gak bagus, sumpah gak enak jadi anak bandel. Semua jalan buat kebaikanmu itu jadi tertutup guys. :))

... posted on my tumblr on July 9th, 2013, 8:47am ...
Bacaan lebih lengkap -->>
 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal