Monday, April 25, 2016

Travelling: Bali

Posted by dewiacih at 10:05 PM

Pesona Pulau Dewata sudah tak perlu diragukan lagi, turis mancanegara pun terbius dan berbondong-bondong mengunjungi pulau sejuta pesona itu, termasuk juga para turis domestik yang pastinya akan selalu mengamini keindahannya. Yaa, Pulau Bali, tentu saja.


Terletak di sebelah timur pulau padat Jawa, yang juga sudah memasuki Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA), Bali mempunyai banyak potensi wisata, baik di pulau utama maupun pulau-pulau kecil lain di sekitarnya. Bahkan semacam surga tersembunyi pun masih tersimpan indah disana. Seperti Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan yang belum lama ini aku singgahi.

Semua tempat selalu punya cerita, bahkan untukku sendiri, seberapa indah dan berkesannya berada di Pulau Bali? Bahkan banyak tempat membuatku 'speechless'..

Kenapa harus Bali?
Sebenarnya dari aku pribadi sih gak ada pilihan, karena aku cuman ikutan trip-nya temanku, teteh Nur aku memanggil. Dia dan teman-teman kuliahnya ingin berlibur, kebetulan ada salah satu dari mereka yang pulang ke Indonesia setelah delapan tahun mengejar Master dan Doktor-nya di Jepang. *cmiiw teteh*

Lalu kenapa aku mau? Karena ku lihat tempatnya anti mainstream, yang jarang masuk itinerary turis domestik saat ingin berkunjung ke Bali. Yaa Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan. Yang aku pikirin bukan budget atau waktu, tapi cuti, maklum cuti tahun ini sudah aku poskan di waktu-waktu yang sudah aku tentukan dan tentunya bukan Lebaran, tapi tanpa pikir panjang juga aku langsung ambil saja, dipikir nanti untuk bulan-bulan yang sudah terjadwal.

Bebalian
Tibalah aku masuk grup whatsapp Bebalian, berisi enam orang yang dijadwalkan akan melakukan trip ke Bali tanggal 16 April 2016 sampai 19 April 2016. Bingung sebenarnya mau nyambung di grup dan tak kenal, rasa tak enak pasti ada, tapi pikirku aku mau ikut lalu aku ngikut saja. Aku selalu senang mengenal orang baru dan semua ceritanya, beberapa sudah ku dapat cerita dari teteh Nur. Mereka adalah empat orang laki-laki, yaitu: Irvan, Dhani, Bary, dan Rizki.

Itinerary Bali 4D3N versi Bebalian
Hari pertama, 16 April 2016
  • Kami bertemu di bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Disitu aku baru berkenalan dengan mereka, selain teteh Nur tentunya.
  • Kami dijemput oleh driver menuju ke Pantai Sanur, untuk langsung menyebrang ke Pulau Nusa Lembongan, yang dijadwalkan pukul 13.00 WITA.
  • Tepat pukul 13.00 WITA kami menggunakan boat dari Marlin Lembongan Cruiser menuju Pantai Mushroom di Pulau Nusa Lembongan.
  • Perjalanan ke Pulau Nusa Lembongan memakan waktu ± 45 menit.
  • Kami diantar dengan angkutan (masih) milik Marlin Lembongan Cruiser (angkutannya mirip songthaew di Pattaya), ke Sunset Villa and Cafe Lembongan, tempat kami akan menginap selama dua malam.
  • Sampai di villa kami disambut oleh pegawai atau mungkin pemiliknya, lalu kami diantarkan ke kamar, kebetulan aku dan teteh Nur mendapat kamar nomor 2. Lalu kami beristirahat.
  • Sekitar pukul 14.30 WITA kami makan di cafe milik villa, di lantai atas. View cafe-nya langsung laut. Yaa view terbaik untuk menyaksikan sunset. Lama kami di lantai dua menikmati pemandangan.
  • Sekitar pukul 16.00 WITA, setelah istirahat lagi di kamar, kami berjalan kaki menuju pantai terdekat, yaitu Pantai Sandy Bay. Lalu kami menghabiskan sore sampai menjelang malam di pantai itu, duduk-duduk, foto-foto dan tidur-tiduran.
  • Kami balik ke villa untuk mandi dan janjian pada pukul 19.30 WITA untuk makan malam di restoran pinggir Pantai Sandy Bay tadi, namanya Sandy Bay Beach Club.
  • Sekitar pukul 20.30 WITA kami sudah kembali ke villa dan bermain Uno sampai kira-kira pukul 22.30 WITA sebelum kembali ke kamar masing-masing untuk tidur.
Hari kedua, 17 April 2016
  • Janjian jalan pada hari kedua adalah pukul 07.00 WITA, namun masalah bangun pagi membuat kami start pada pukul 07.30, kami breakfast di cafe villa, sekitar setengah jam.
  • Dengan menyewa motor, kami mulai jalan dari villa sekitar 08.00 WITA menuju hutan bakau (mangrove forest).
  • Perjalanan menuju hutan bakau memakan waktu sekitar satu jam dengan mengendarai motor.
  • Tiba di hutan bakau kami menaiki perahu kecil untuk berkeliling hutan dengan durasi sekitar 40 menit. Pertama-tama kita akan diajak keliling setiap sudut hutan bakau, lalu kita akan dilewatkan keluar dari hutan bakau menuju laut.
  • Destinasi selanjutnya adalah di Pulau Nusa Ceningan, yaitu Blue Lagoon. Namun ketika melewati Yellow Bridge (jembatan penghubung antara Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan), kami cukup takjub dengan keindahannya lalu memutuskan untuk berfoto-foto terlebih dahulu.
  • Sekitar pukul 10.30 WITA kami baru sampai di Blue Lagoon, seperti biasa kami berfoto-foto dan menikmati pemandangan yang gak biasa ditemui di pantai atau laut lainnya. Yaitu tebing tempat orang biasa terjun ke laut.
  • Pukul 12.00 WITA kami makan siang di Secret Point Huts, yang letaknya tak jauh dari Blue Lagoon.
  • Pukul 13.30 WITA kami sudah sampai di villa untuk beristirahat.
  • Perjalanan dilanjutkan pukul 15.30 WITA menuju Dream Beach, yang lokasinya tak jauh dari villa. Disana kami sedikit berfoto karena kebanyakan dari kami mandi di laut yang ombaknya cukup besar. Mungkin karena aku merindukan laut selatan dengan ombaknya yang dahsyat.
  • Devil's Tear kami datangi pada pukul 16.45 WITA, disana kami melihat besarnya ombak dari atas tebing, dan kami pun melihat fenomena air membentuk 'spray' secara alami.
  • Pukul 19.30 WITA kami berkumpul lagi untuk makan malam, kali ini di Sadeg Restaurant, berlokasi di tepi Mushroom Beach. Resto ini menawarkan view pantai malam hari dengan cahaya lampu yang indah. Entah sedang ada acara apa, tetiba kami melihat fireworks (kembang api) berdurasi sekitar 10 menit, benar-benar kebetulan yang indah.
  • Pukul 21.00 WITA kami pun kembali ke villa untuk beristirahat.

Hari ketiga, 18 April 2016
  • Tidak ada acara di Pulau Lembongan pagi itu, sempat pagi buta, para lelaki naik ke lantai dua cafe untuk mengambil gambar, tapi aku dan teteh Nur masih asyik bercerita sampai-sampai tidak fokus kepada handphone, sehingga gak tau sama sekali kalau dikabarin keluar kamar.
  • Pukul 07.00 WITA kembali lagi ke cafe untuk sarapan pagi. Pemandangan pagi ini disponsori oleh pelangi yang terlihat dua kali di tempat berbeda, dan terlihat sangat jelas.
  • Tak lama kami sarapan, kami pun kembali ke kamar untuk packing, karena jadwal hari ini kami akan menyeberang pukul 11.30 WITA untuk kembali ke Pulau Bali.
  • Pukul 11.30 WITA kami dijemput oleh angkutan dari Marlin Lembongan Cruiser menuju Mushroom Beach tempat kami akan menyeberang menuju Pantai Sanur. Tapi jadwal penyeberangan mundur sekitar setengah jam. Tak sampai satu jam, kami sudah berada di Pantai Sanur dan telah ditunggu oleh driver mobil menuju Best Western Kuta Beach di sekitaran area Pantai Kuta, hotel tempat kami menginap.
  • Setengah jam kami beristirahat, jam 14.00 WITA kami berkumpul untuk makan siang di depan hotel. Aku memesan Spaghetti Aglio Olio yang rasanya ajib luar biasa enaknya.
  • Pukul 15.30 WITA dijadwalkan kami akan pergi ke Uluwatu menyaksikan tari Kecak yang dijadwalkan tayang pukul 18.00 WITA. Kami ke Uluwatu mengendarai motor sewaan yang disewa di sebelah resto depan hotel.
  • Dengan beberapa hambatan, seperti kehabisan bensin, macet dan lainnya, akhirnya sampailah kami ke Uluwatu pukul 17.00 WITA, sambil menunggu mulainya pertunjukan tari, seperti biasa dihabiskan dengan berfoto.
  • Pukul 16.30 WITA kami sudah mencari tempat duduk di area pertunjukan, tari Kecak dijadwalkan berlangsung sekitar satu jam sampai pukul 19.00 WITA.
  • Seusai pertunjukan tari Kecak, kami langsung pulang menuju hotel, dengan banyak hambatan dari waze, karena kami ditunjukkan jalan-jalan desa yang kanan-kirinya hutan. So scary! Perjalanan pulang ini akhirnya memakan waktu lama, pukul 20.45 WITA kami baru sampai hotel lagi.
  • 15 menit kemudian kami berkumpul lagi untuk makan malam di Beachwalk, namun Rizki memisahkan diri karena ingin massage ala Bali. Pukul 22.00 WITA kami baru sampai hotel untuk beristirahat.

Hari keempat, 19 April 2016

  • Selamat pagi Pantai Kuta, sekitar pukul 06.00 WITA, kami berlima jalan kaki dari hotel kami ke pantai tersebut untuk menghirup udara pagi, atau ada yang jogging, atau bisa dibilang 'tepe-tepe', atau sekedar capture foto. Okee aku lupa menjelaskan, satu orang dari kami (mungkin) sengaja tidak dibangunkan gegara susah dibangunkan.*cmiiw*
  • Sarapan pagi ke bubur ayam di pertigaan entah dimana, yaitu tempat dimana motor yang aku kendarai macet karena bensin habis di hari sebelumnya.
  • Selanjutnya kami berburu buah tangan di Krisna (Sunset Road), sampai kira-kira pukul 10.00 WITA kami sampai hotel.
  • Pukul 11.00 WITA kami sudah bersiap dan berkumpul di lobby hotel, setelah mandi dan packing tentunya, karena empat diantara kami penerbangan pukul 12.45 WITA. Setelah check-out hotel kami pun meluncur ke bandara menggunakan Uber.
  • Selepas check-in penerbangan, kami masih sempat makan siang di Burger King, okee aku dan teteh Nur hanya menemani, tak lama pun waktu boarding AirAsia ke Jakarta 12.45 WITA, aku dan teteh Nur pun mengantar, dan menanti sampai mereka tak terlihat. Oke saya lebay.
  • Aku dan teteh Nur pun mencari makan siang nasi pedas ala ala Bali, lanjut kami berdua check-in dan bertemu di ruang tunggu. Lalu tetiba kami berdua mempunyai totebag kembar. Aah tidak tiba-tiba, aku melihat totebag lucu (karena memang aku suka koleksi totebag sih) dari Goods Coffee, dan terjadi sebuah deal dengan teteh Nur. Taraaa kami berdua punya totebag kembar dari Goods Coffee.
  • Well, akhirnya panggilan boarding untuk penerbanganku, setelah selfie, kami berdua pun berpisah. Aah so sad!

Okaay di awal aku menyebutkan sub-judul dengan itinerary, tapi jatuhnya aku curhat, dan cerita semuanya. Mohon dimaafkan.
Terakhir aku ingin bilang bahwa ini tulisanku yang buruk dan sangat berantakan, karena aku lebih banyak mengingat daripada menceritakan. Dan aku sudah terlalu malas memperbaikinya, ooh  bila ada editor melihat, blog ini akan beliau tutup karena tulisanku terlalu asal (lagi-lagi lebay).
Asal kalian tau, aku nulis ini sampai tiga hari, gegara setiap saat aku harus melihat Gallery foto di Zenfone 2 -ku untuk mengingat destinasi selanjutnya. Aku tidak pandai mengingat memang. Tapi anehnya aku ingat kapan saja tanggal merah di tahun ini hanya dengan satu-dua kali melihat.

Sekian, cerita liburan singkatku. Selalu senang bertemu orang-orang baru, selalu dapat inspirasi baru dari setiap orang yang baru ku kenal.

NB: Foto nyusul yaa, mungkin masih bakal diotak-atik lagi tulisan ini.  :))

0 comments on "Travelling: Bali"

Post a Comment

 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal