Tuesday, December 26, 2017

Berkomitmen pada Diri Sendiri

Posted by dewiacih at 11:10 AM

Yasss sesuai judul yang aku tulis, berkomitmen pada diri sendiri. Aku akan sharing dan sekalian curhat colongan alias curcol, yang berkaitan dengan hal tersebut. Curcol aja yaa, curhat benerannya nanti suatu saat kalau ku rasa itu penting untuk dijadikan pelajaran bersama kita semua, hehehe.


Selama aku mau nulis, artinya aku bisa mengeluarkan apa yang ada di benak aku. Kemudian ketika aku tidak menulis, artinya aku menyimpan semua yang aku alami seorang diri, yaa sekalipun bercerita dengan satu atau dua orang dan (mungkin) mereka tau yang aku rasakan, tapi tetap saja hanya aku yang mengalaminya. Yaa memang perumpamaan yang sesederhana itu.


Aku menyimpan banyak hal dalam satu tahun belakangan ini, salah satunya ada hal yang menurutku tidak sepenuhnya aku yang salah, yaitu melanggar komitmen pada diriku sendiri. Setidaknya ada dua hal yang seharusnya tidak akan pernah lagi aku lakukan, namun aku melakukannya pada tahun ini.

Dalam banyak hal aku memang membuat komitmen atau perjanjian dengan diriku sendiri, itu harus aku lakukan agar target pribadiku tercapai. Semua orang pasti punya target kan dalam hidupnya? Ada kah orang yang tidak punya tujuan hidup? Aku rasa tidak ada. Oleh karena itu, aku selalu membuat target-target jangka pendek atas setiap hal yang aku lalui.

Sebagai contoh, aku bisa membedakan pada siapa harus bicara apa dan bagaimana perlakuan pada setiap orang. Kemudian pada suatu waktu, aku bicara "sedikit kasar" kepada atasanku, aku akan merasa bersalah. Kemudian aku akan membuat target baru atas apa yang aku alami tersebut, yaitu: bicara seperlunya dan lebih baik diam. Maka aku harus menjalankan apa yang menjadi komitmen pribadiku itu.

Setiap hal yang aku lalui selalu aku jadikan pelajaran, sekecil apapun hal yang aku lalui. Tapi setidaknya ada dua komitmen pribadiku yang ku langgar di tahun ini, dan menurutku itu bukan sekedar komitmen kecil yang aku contohkan pada paragraf sebelumnya. Atau bisa dibilang komitmen kecil yang berdampak besar. Ingin rasanya aku bercerita panjang disini, tapi mungkin tidak untuk saat ini. 

Jadi mengapa aku menulis disini, hanya karena aku merasa tidak lagi mempunyai orang yang tepat untuk aku berbagi. Orang yang bisa mendengarkan, memberiku saran dan tidak membuatku merasa bersalah, intinya orang yang membuatku nyaman untuk bercerita semua hal.

Satu hal lagi tentangku, aku bukan orang yang bisa dengan gampangnya menangis atas apapun hal buruk yang menimpaku. Aku lebih bisa menangis saat nonton film sedih daripada menangisi diri sendiri. Jadi aku tidak bisa melampiaskan masalahku dengan menangis. Kalau suatu hari melihatku menangis, itu bukan akting, bisa nangis beneran itu aku seneng looh, susah bikin aku nangis, hehehe.

Komitmen pada Diri Sendiri
Dasar aku, opening-nya apa, isinya beda lagi. Tadinya bukan ini yang mau aku ceritakan. Tapi pas nulis ngalir aja, jadi harus ubah opening content-nya, hehehe.
Setelah bahasannya luber kemana-mana, aku hanya ingin bilang bahwa setiap menit itu kita dikasih pelajaran sama Allah. Setiap ucapan atau perbuatan diri sendiri maupun orang lain yang bisa kita lihat, itu bisa kita jadikan pelajaran. Hal kecil sampai hal besar itu pasti akan terjadi pada setiap orang.

Karena masalah yang datang pada satu orang, bisa terjadi juga pada orang lain, setidaknya kalau tidak bisa mengantisipasi, kita bisa belajar menyelesaikannya dari orang lain.

Melanggar Komitmen pada Diri Sendiri
Apa yang aku rasakan? Sangat merasa bersalah pada diri sendiri, mau minta maaf juga sama diri sendiri, lalu diri sendiri ini tidak ingin memaafkan. Aah kompleks memang. Jadi apabila aku bersalah pada diri sendiri, aku selalu membuat komitmen baru untuk mencegah komitmen sebelumnya aku langgar lagi. Intinya seharusnya aku hanya perlu mematuhi satu hal, kemudian aku jadi harus mematuhi dua hal. Lucu memang yaa jalan pikiran aku.

So guys, jangan ragu untuk membuat komitmen kecil setiap hari, atas pelajaran yang kita dapat. Kalau tidak bisa mengingat, bisa ditulis. Tapi ku rasa kalau kita mengalami sendiri suatu hal, tidak akan sulit untuk kita mengingat apa yang menjadi komitmen diri sendiri. Dengan mematuhi komitmen diri sendiri, akan tercapai juga tujuan akhirnya, selama itu positif.

Let's try, and be a better person..

0 comments on "Berkomitmen pada Diri Sendiri"

Post a Comment

 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal