Saturday, November 21, 2015

Puisi: Rindu (2)

Posted by dewiacih at 8:10 PM

Hadirlah sesosok yang mengganggu

Mencoba masuk mengoyak pintu
Aku menutup sangat erat
Tak pernah terbayang robek perlahan

Memang tak berusaha menahan
Hingga suatu ketika membuat lubang
Alirannya yang perlahan terasa sejuk
Hangat meresap pada kebekuan

Lalu perlahan mencair
Hingga separuhnya
Melebarkan ruang kembali terbuka
Dan menghiasinya dengan bunga-bunga

Seketika sesosok itu pergi dan kembali
Berulang kali tanpa dapat dimengerti
Menggugurkan mahkota bunga mekar
Meninggalkan putik dan tangkai yang tetap kokoh

Kamu..
Aku merindukanmu..
Datanglah kembali tanpa pernah pergi lagi
Memulai yang belum pernah dimulai

Karena..
Bunga itu hanya kehilangan mahkotanya
Sedangkan tubuhnya,
putik dan tangkainya tetap hidup..
Hanya sedang menanti cahaya,
untuk menyempurnakan seperti sedia kala..

Pangkalpinang, 21 November 2015
@dewiacih

0 comments on "Puisi: Rindu (2)"

Post a Comment

 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal