Malam
tempat terindah untuk
melukiskan dirimu
membuang semua kesalku
dengan belaimu
mengusap air mata
hatiku
dengan mayanya kehadiranmu
Namun pagi
menyesakku dengan
kekosongan yang nyata
hari tanpa sosok yang
menguatkan
menjelaskan kesemuan
yang merasuk
dan hanya terurai
dengan sapaan pesan
Rasa ini selalu
mengitari
Menyayat namun tak
terlampiaskan
Menusuk namun tak
ingin dilepaskan
Penyiksaan terindah
yang selalu ku nikmati
Hal terbodoh yang aku
lakukan
Hal terindah yang aku
khayalkan
Rindu…
Entahlah…
Aku hanya bisa memeluk
sepi
Yang ada dan selalu menemani
Jakarta,
1 Desember 2014
Dibuat berdasarkan request teh Nur..
Maaf yaa kalo kurang bagus.. :D
0 comments on "Puisi: Rindu"
Post a Comment