Tuesday, January 14, 2014

Long Distance Relationship (LDR)

Posted by dewiacih at 4:15 PM

Duhduuh hampir sebulan gak menyentuh blog tercinta. Dibilang sibuk sih enggak, cuman yaa kadang males aja online pakai laptop. Selamat tahun baru 2014, hohoho telat banget... Secara tahun baru sudah berjalan 2 minggu.


Well, kali ini aku pengen bahas masalah Long Distance Relationship (LDR) alias hubungan (pacaran) jarak jauh, entah beda kota, beda propinsi, beda pulau, beda negara, beda benua, atau beda alam! Naahh looh. Terinspirasi dari orang-orang disekitarku yang lagi menjalaninya, banyak banget! Bahkan punya teman baru yang curhat punya rencana nikah dan bakalan jarak jauh. Ow oow...

Pengalaman pribadiku sendiri, aku pernah menjalani LDR beda pulau selama 8 bulan dan Alhamdulillah berjalan dengan sangat baik, mungkin aku bisa mengatakan kalau aku berhasil menjalani LDR, karena KEBANYAKAN pasangan yang berpacaran jarak jauh itu kandas. Bukan nakut-nakutin lhoo...

Indahnya Long Distance Relationship (LDR)
Kok indah sih? Iya memang indah, bahkan sangat indah, karena sensasi pasangan LDR itu dahsyat banget. Dengan menjalani LDR, seseorang bisa merasakan hal yang luar biasa yang bernama CINTA (yang sangat) TULUS. Betapa tidak, pacaran jarak jauh itu kita dituntut untuk mempercayai dan berkomitmen dengan seseorang yang tidak ada wujudnya dalam kehidupan keseharian kita.

Percaya atau tidak, saat berpacaran jarak jauh, masalah yang muncul itu jauh lebih sedikit daripada pacaran yang setiap hari ketemu. Tapi dengan catatan komunikasi antara keduanya itu lancar. Itulah keindahan menjalani LDR disamping rasa kangen yang nyamber-nyamber kayak petir. Tapi orang biasanya bilang LDR itu indah karena kangen. Menurutku, kalau cuma kangen sih gak perlu LDR juga pasti kangen kan? Jadi keindahan menjalani LDR itu lebih bagaimana menjaga komitmen dengan pasangan yang terpisahkan jarak.

Tips Menjalani Long Distance Relationship (LDR)
Sebenernya aku bukan motivator atau apalah semacamnya yang bisa memberikan saran-saran, kata-kata bijak yang biasa dipandang untuk menyelesaikan permasalahan. But, aku bakal memberikan tips dari pengalaman pribadiku. Ada 3 hal yang sangat penting untuk pelaku-pelaku LDR, tidak ada urutan baku pertama, kedua atau ketiga, karena ketiganya adalah sama pentingnya. Mungkin unsur-unsur yang bakal aku sebutin itu pentingnya memang tidak hanya untuk pelaku LDR saja, pasangan yang tidak menjalani LDR pun penting, hanya saja untuk pelaku LDR, tiga unsur ini harus diberi porsi extra. Okee, let's check this out...

Kejujuran. Penting banget buat para pelaku LDR untuk jujur, bahkan untuk hal sekecil apapun, seperti sedang makan, mau berangkat kerja, atau sejenisnya. Karena dengan jujur, pasanganmu yang nun jauh disana bisa membayangkan kamu sedang apa, dengan mengurutkan kegiatan kamu seharian. Begitu juga dengan kamu, bisa tau kegiatan dan jadwal harian pasangan.
Memang penting yaa tau kegiatan seharian? Penting banget, karena berhubungan dengan tidak berada di satu wilayah menimbulkan rasa khawatir yang meningkat entah berapa kali lipat.

Kepercayaan. Kata yang paling sering terlintas adalah "Jangan jangan ...(blablabla)..." atau terlintas pikiran-pikiran lainnya yang intinya curiga! Sah banget sebenernya rasa curiga ini, tapi jangan curiga yang berlebihan, ini akan membuat pasangan kamu muak dan lama-lama tidak akan berusaha menenangkan kamu jika itu kamu lakukan berkali-kali. Untuk diri sendiri, rasa curiga itu sendiri akan membuatmu capek pikiran, karena sedikit-sedikit cemas.
So, pesanku sih, percaya saja dengan pasangan kamu. Asal kamu dan pasangan kamu sudah dibekali dengan kejujuran, semuanya akan baik-baik saja. Satu lagi, hidupmu akan lebih tenang dengan kamu percaya, bandingkan dengan kamu curiga berlebihan itu hanya akan menyiksa diri sendiri, setiap saat gelisah, setiap saat galau. Oleh karena itu, dewasalah.

Komunikasi. Sekarang ini sudah tahun 2014, sudah masuk era modern, komunikasi bisa dilakukan tidak hanya sekedar dengan handphone, bisa kan online dengan bertatap muka contohnya dengan Skype. Teknologi zaman sekarang sudah sangat bersahabat dan pengertian dengan para pelaku LDR. So, apalagi yang perlu dikeluhkan dengan komunikasi.
Sangat sibuk dan tidak ada waktu? Hellow, 1 hari itu ada 24 jam, dan tidak mungkin seseorang bekerja atau melakukan suatu aktivitas selama 24 jam terus menerus tanpa istirahat. Berilah kabar saat waktu luang, saat akan memulai aktivitas, setelah menjalani aktivitas seharian, saat waktu istirahat, menjelang tidur atau kapanpun saat kamu bisa. Jika pasanganmu benar-benar menyayangimu, percayalah, memberimu kabar bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.
Selancar-lancarnya komunikasi dengan pasangan, hubungan tetap lebih intens dengan pertemuan. Buatlah kesepakatan bertemu setiap jangka waktu tertentu. Kamu dan pasanganmu bukan robot yang hanya mengandalkan teknologi untuk merasakan kehidupan, kamu dan pasanganmu juga membutuhkan belaian penuh perasaan kan... Kenapa? Berat di ongkos? Sekarang aku tanya deh, lebih berat kehilangan uang atau kehilangan pasanganmu?

Lalu bagaimana dengan kesetiaan? Kenapa tidak termasuk dalam tips menjalani Long Distance Relationship (LDR)?
Buat aku, kesetiaan itu harga mati dalam setiap hubungan berpacaran, menikah atau apapun. Jadi tidak perlu disebutkan pun itu sudah harus melekat dalam setiap hubungan yang dijalani. Kesetiaan itu lebih dari apapun, pasangan yang tidak menjalani LDR pun wajib setia. Dan apabila kesetiaan saja sudah dipertanyakan atau bahkan kesetiaan sudah ternoda, adalah sulit untuk membangun kepercayaan kembali, walaupun sudah tidak mengulanginya lagi. Namun, sulit berarti bukan berarti tidak bisa lho yaa.

Sementara ini dulu deh yang bisa aku sampaikan tentang Long Distance Relationship (LDR). Menjalani LDR itu sama sekali tidak sulit, tapi juga tidak bisa digampangkan. Dua belah pihak saling menjaga hati dan perasaan, pasti buahnya manis. Buat pelaku LDR, honest, believe and keep contact. Keep your love and keep spirit.

0 comments on "Long Distance Relationship (LDR)"

Post a Comment

 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal