Thursday, August 22, 2013

Ketika Aib Menjadi Headline

Posted by dewiacih at 12:46 AM

Guys...

Pernah dong kalian kesel, jengkel, marah, kecewa, pokoknya ada suatu emosi yang kalian kurang suka terhadap seseorang. Saking gak sukanya kalian ke orang tersebut *seringnya sih pacar yaa kayaknya* kalian membuat update status di social media, mungkin Facebook, Twitter, Blackberry Messenger (BBM) atau apalah social media favorit kalian. Secara tidak langsung kalian telah membeberkan busuknya seseorang tersebut, disini aku misalkan pacar** yaa. Nah dalam dunia nyata, update status itu bagaikan kalian pasang iklan di koran pakai tinta warna merah dan ditaruh di headline. Bisa dibayangkan??

Screen capture beberapa social media

"Dasar cowok ganjen! Liat cewek pake rok mini sampe gak kedip."
...
"Katanya mau pergi sama mama, kok mama kamu masih muda banget, pake tanktop pula. Dasar tukang selingkuh!"
...
*Pasang screenshot sms ganjen si pacar sama orang lain* "Nih buktinya, 3 tahun kamu selingkuh di belakangku. Aku kurang sabar apa coba ngadepin kamu?" (agak mellow)

Tujuannya?
Mungkin itu beberapa contoh update status yang kalian anggap wajar, karena kalian sering melampiaskan rasa marah, jengkel, kecewa dan perasaan kurang suka kalian ke social media. Setelah dipikir lagi, apa sih motivasi atau tujuan membuat status dengan nada kurang suka tersebut? Jawabannya adalah rasa lega, atau perasaan plong setelah kalian melampiaskannya dalam bentuk update status. Hanya satu itu sebenarnya tujuan dari meng-update status. Atau ada lagi? Aku pikir sih cuman itu.

Dampaknya?
Setelah puas kalian mencela si pacar di social media, kalian tidak akan memikirkan apapun, kalian merasa sudah lega sudah melampiaskan ekspresi ketidak sukaan itu. Tapi sadarkah kalian sudah membuka aib atau busuknya si pacar di headline sebuah koran? Bukankah hubungan berpacaran itu adalah hubungan pribadi antara dua orang berlainan jenis yang mempunyai keterikatan emosional lebih dalam, yang dilandasi rasa sayang, ketulusan, kejujuran, keterbukaan, kepercayaan dan komunikasi yang baik. *definisi pacaran ala aku*
Dari definisi ala aku itu, tidak akan ada sebuah hubungan yang harmonis, tanpa adanya salah satu unsur yang aku sebutin tadi. Apa aja? Dibaca lagi definisinya.. :p

Orang yang normal akan berpikiran negatif ketika kalian update status dan mencela pacar kalian. Dalam pikiran mereka akan muncul pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik.
"Oh pacarnya si A tukang selingkuh ya, kok sering marah-marah di timeline gara-gara cewek lain. Tapi si A kok masih mau aja ya sama cowok kayak gitu?"
Lihat, betapa kelihatan sangat bego kalian mempertahankan orang yang salah (di mata orang lain). Mau kah kalian dapat cemoohan seperti itu dari teman-teman kalian di dunia maya? Cemoohan mereka mungkin tidak akan sampai di telinga kalian, bahkan kalian pun tidak merasa ada yang membicarakan kalian di belakang. Pikiran negatif mereka itu tidak salah karena natural berdasarkan apa yang mereka lihat dari yang kalian tulis sendiri. Jadi secara tidak langsung, kalian sendiri yang membentuk opini orang lain dalam menilai kehidupan dan kepribadian kalian.

So, akan lebih bijak apabila permasalahan pribadi, atau permasalahan dalam kehidupan berpacaran kalian jangan sampai menjadi konsumsi publik. Biarkanlah permasalahan itu diselesaikan secara pribadi dengan si pacar. Kalau misal sudah merasa stres berat atau frustasi dengan permasalahan pribadi tersebut, tahan dulu dengan tidak mengumbarnya di social media, carilah teman curhat yang kalian percaya dan yang menurut kalian nyaman untuk berbagi cerita. Itulah gunanya teman, berbagi suka dan duka.
Eiittssss.... tapi juga jangan mencari teman hanya ketika kalian lagi marahan sama pacar yaa, kalau lagi happy sama pacar eh lupa sama teman. (n_n)v
Dan jangan sampai posisi teman tergantikan oleh social media dan juga jangan sampai masalah pribadi kalian menjadi konsumsi publik.

Be smart*** in social media, Guys...



** Kenapa aku pilih perumpamaan pacar? Soalnya yang lebih sering ditemui dan yang jelas bisa lebih nangkep apa yang aku omongin kalau menyangkut si belahan jiwa ini.. :)
*** Aku sendiri yang sharing tentang hal ini, tapi aku sendiri juga masih harus belajar smart menggunakan social media. Belajar pintar bersama yuuk...

0 comments on "Ketika Aib Menjadi Headline"

Post a Comment

 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal