Saturday, April 25, 2015

Cinta pada Pandangan Pertama

Posted by dewiacih at 10:59 PM

Rasanya sudah lama aku gak posting tentang opini. Selalu tentang suasana hati, curhatan, dan sejenisnya. Banyak juga tema yang ingin aku tulis, tapi apa daya belum sempat. Halah, lebay kali yaa aku ini.


Gak tau kenapa tetiba pengen kasih opini tentang cinta pada pandangan pertama. Mungkin karena abis aku dengar lagu tentang itu, terutama lagunya RAN. Walaupun banyak sekali penyanyi yang mendendangkan dengan tema itu.

Nyata gak sih sebenarnya cinta pada pandangan pertama?
Bisa bertahan berapa lama sih cinta yang berawal pada pandangan pertama?
Jawaban paling klasik sih, tergantung orangnya. Yaa kan yaa? Iyain aja. Tapi dibalik "tergantung orangnya", masih banyak kok aspek lainnya untuk menentukan keberlangsungan suatu cerita cinta.

Trus apa aja sih hal yang bisa nentuin jalannya cerita cinta yang diawali dari sekedip pandangan? Versi aku nih yaa..


Nyata Gak sih?
Yaa.. Nyata. Karena tidak bisa dipungkiri, jatuh cinta itu tanpa alasan dan siapapun tidak akan pernah bisa memprediksi. Baik memprediksi dengan siapa, kapan, sampai apa penyebab seseorang jatuh cinta. Apapun itu penyebabnya, tidak akan bisa menolak, Termasuk ketika luluh pada seseorang karena pandangan pertama.

Wajah dan Penampilan
Tidak dapat dipungkiri, jatuh cinta pada pandangan pertama pastilah hanya melihat rupa, tidak lebih. Sifat, sikap, bibit, bebet, bobot, itu tidak penting. Karena jatuh cinta dengan jenis ini hanya memerlukan waktu kurang dari satu menit. Bahkan aku pernah baca di suatu artikel, laki-laki bisa jatuh cinta hanya dalam 8,2 detik.

Ada beberapa faktor (versi aku), mengapa terjadi cinta pada pandangan pertama:

Faktor Histori
Yaak histori, adalah kata "pelampiasan" yang aku nyatakan dengan lebih halus. Bukan bermaksud apa-apa, tapi aku pikir ini vital. Faktor histori pun bisa bermacam-macam.
Pertama, (mungkin) wajahnya mirip dengan seseorang di masa lalumu. Secara fisik mirip dengan seseorang yang sangat berarti di masa lalu, jadi jangan heran kalau kelak si pasangan akan mengamuk ketika tau bahwa itulah alasanmu mencintai, karena (kemungkinan) faktanya itu adalah salah satu alasanmu mencintai.
Kedua, sedang dalam posisi yang amat sangat susah move on. Sehingga, ketika melihat seseorang yang "type gue banget", kamu pun tak ragu-ragu mengejarnya hingga mendapatkannya. Negatifnya adalah, kamu baru akan menyadarinya suatu hari nanti, masih lama sejak dari kejadian itu. Kamu akan sadar karena semuanya berbeda dengan seseorang di masa lalumu, entah sifatnya, perlakuannya ke kamu, atau apapun itu.

Faktor Emosi Sesaat
Oleh karena si lawan jenis ini terlihat begitu mempesona saat pertama kali kamu memandangnya. Kemungkinan besarnya adalah orang lain sejenis denganmu juga akan merasakan hal yang sama, bisa dipastikan akan ada persaingan dalam meraih cinta itu. Kecuali, ada yang tersadar dan berpikir, "aku belum tau bagaimana karakternya". Karena, cocok di rupa itu tidak sama rasanya dengan cocok di hati. Kenyamanan adalah poin penting dalam suatu hubungan.

Faktor Kekaguman
Hampir sama dengan faktor emosi sesaat. Bedanya, ketika kamu memandang sebelum kedipan mata pertamamu, kamu hanya berpikir bahwa si lawan jenis itu adalah pasangan ideal. Memang ada keinginan untuk memilikinya, tapi logika berpikir masih bisa jalan. Sehingga, sejauh penglihatanmu, si lawan jenis hanya dinikmati sebagai pemandangan. Tidak lebih, untuk saat tersebut.

Sebenarnya ketiga faktor diatas, aku golongkan bertingkat. Dari orang yang lemah dalam mengelola perasaan, hingga orang yang kuat dalam mengelolanya. Tidak ada kesalahan ketika mengalami salah satu dari ketiga faktor tersebut, ataupun mendapatkan cintamu dengan salah satu alasan itu. Hanya perlu meluruskan niat di hati, bahwa si lawan jenis itu adalah pelabuhan cintamu. Mencintai itu indah, namun mempertahankan cinta dengan sejuta kekurangan pasangan itu jauh lebih indah.

Karena untuk semua orang yang kamu temui dalam keseharian, tidak akan pernah sama penilaianmu, ketika kamu mengenalnya lebih dekat.

0 comments on "Cinta pada Pandangan Pertama"

Post a Comment

 

Purplepink Stories Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal